Konsultasi Gratis


INGIN DI RUQYAH ATAU PELATIHAN RUQYAH SILAHKAN HUBUNGI
Muhammad Hafidz
No Telp 08984754048 / 085717292643 ( WA )

kisah ruqyah semarang

*Kisah Ruqyah dari Semarang*

Sebut saja Mawar 34 thn asal Sampangan-Semarang. Kemarin sekitar pukul 09.10 wib datang ketempat saya dengan didampingi suami serta adiknya. Setelah saya persilahkan masuk, sang suami menceritakan tentang berbagai keluhan yang selama ini di derita istrinya.

Menurutnya sejak tahun 2010 istri menderita sakit kepala yang sangat hebat. Hari-hari di laluinya dengan berbagai penderitaan. Kepala terasa mau pecah, sering terasa ada benda yg bergerak-gerak dan melilit-lilit. Di saat yang lain kepala terasa berdenyut hebat seakan ada sesuatu yang mendorong rongga kepalanya. terkadang seperti ada ribuan jarum yang menusuk-nusuk isi kepalanya. Pernah suatu ketika rasa sakit dikepala itu datang secara tiba-tiba hingga istri kejang-kejang dan pingsan.

Puluhan Rumah Sakit di Jawa tengah dan Jogja sudah pernah disinggahinya. Dokter mengatakan kalo Mawar menderita Vertigo. Dokter yang lain sampai saat ini belum mampu mendiagnosa jenis penyakit yang diderita Mawar. Ada salah satu Rumah Sakit Swasta di Semarang memvonis Mawar mengalami Penuaan dini pada sel otak motoriknya.

Ternyata upaya sang suami demi mencari kesembuhan untuk istrinya tidak hanya dokter saja yang didatanginya. Sudah puluhan orang pinter/Kyai serta dukun di datangi serta didatangkan ke rumahnya demi kesembuhan istrinya. Hampir 100jt uang yang di keluarkan untuk biaya berobat istri tercinta selama hampir 6 tahun ini.

Beberapa orang pinter mengatakan kalo di kepala Mawar itu telah bersarang ribuan Jin. Berbagai upaya dilakukan oleh beberapa orang pinter itu untuk mengeluarkan Jin-jin yang bercokol di kepala Mawar, tapi hasilnya selalu nihil. Mereka mengatakan kalo Jin yang bersarang di kepala Mawar sangat kuat dan banyak.

Pernah seorang Dukun di datangkan kerumah, dukun itu bilang kalo mawar terkena sihir. Ribuan Jin sengaja dikirim oleh seseorang yang menaruh dendam dengan bantuan seorang dukun sihir dari daerah Jawa Timur. Dan si dukun itu pun tidak sanggup mengeluarkan Jin-jin itu dari kepala Mawar.

Sang suami juga saudara Mawar bingung dibuatnya. Diagnosa dari beberapa dokter dan Rumah Sakit selalu berbeda. Kyai serta Dukun yang didatangi serta didatangkan pun mengatakan hal yang berbeda tentang penyakit Mawar.

Untuk lebih meyakinkan, sang suami membawa Mawar ke Sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Dokter di Rumah Sakit itu memvonis kalo Mawar menderita Kanker otak stadium akut dan harus segera di operasi. Menurut dokter itu akar-akar kanker itu sudah mulai menjalar ke leher, kalo tidak segera di lakukan tindakan operasi maka akibatnya sangat fatal. Dokter mangatakan biaya tindakan operasi saja sekitar 75jt-90jt, belum termasuk obat, rawat inap dan lain sebagainya.
 
Setelah musyawarah dengan keluarga akhirnya mereka semua setuju, Mawar harus dioperasi dengan segera. Ditengah tengah musyawarah itu muncul masalah baru. Mawar tidak mau menjalani operasi seperti saran dokter. Dia takut karna kalo sampai terjadi operasi berarti batok kepalanya harus dibuka. Mawar Masih teringat kejadian beberapa tahun silam ketika masih kuliah. Waktu itu ada seorang teman kuliahnya yang menjalani operasi kepala. Operasi berjalan sukses, tapi beberapa hari setelah operasi teman itu meninggal dunia. Mawar masih trauma dengan kejadian itu dan dia ngotot tetap tidak mau di operasi.

Waktu terus berjalan hingga akhirnya salah seorang teman sang suami yang berdomosili di Mijen-Semarang menyarankan supaya Mawar di Ruqyah saja, barangkali lewat ruqyah itu Alloh memberi kesembuhan untuk Mawar. Mengingat sudah berbagai cara dan upaya dilakukan serta di tempuh demi kesembuhan Mawar, dan hasilnya tetap nihil, maka saran itu segera di tindak lanjuti.

Gayung tersambut, dan Mawar pun ternyata setuju. Tanpa pikir panjang akhirnya siang tadi mereka datang di tempat saya.

Setelah Mawar saya bimbing untuk Taubatan Nasuha, membersihkan jiwa dari segala penyakit hati, membuang segala dendam serta kebencian yang selama ini menyesak didada, Ruqyah kita mulai.

Ruqyah saya awali dengan membaca do'a perlindungan serta do'a muqadimah Ruqyah, kemudian lanjut dengan membaca ayat-ayat Ruqyah. Baru beberapa menit saya membaca ayat-ayat Ruqyah terlihat kepala serta pundak Mawar bergetar begitu hebat. Kepala berputar-putar dengan pandangan mata kosong.

Tanpa menghiraukan kondisi Mawar bacaan ayat-ayat Ruqyah saya lanjutkan hingga akhirnya terdengar teriakan begitu keras. Ya,..teriakan kemarahan dari Jin yang ada di kepala Mawar. Jin itu marah karna merasa di usik ketenangannya, dia begitu murka, berteriak serta memaki maki. Jin itu mengaku telah disuruh oleh seseorang untuk tinggal di kepala Mawar. Jin itu telah diancam oleh Si Dukun yang mengirimnya, dia dan bala tentaranya tidak boleh keluar dari kepala Mawar dan harus tetap tinggal di kepala Mawar hingga Mawar menemui ajal.

"Astaghfirulloh, begitu kejamnya dukun itu",bisik sang suami dengan nada lirih.

Disela sela membaca ayat-ayat ruqyah sempat saya ajak dialog, Jin itu mengaku berwujud ular dan berasal dari pesisir pantai selatan. JIn itu mengaku telah dikirim oleh seorang dukun dari Jawa Timur dan mengaku tidak punya agama, dia tidak mengenal Islam.

Beberapa ayat ruqyah telah saya baca, jin itu tetap sombong, seakan tidak merasa kesakitan sedikitpun. Saya coba untuk mendakwahi jin itu supaya luluh dan bersedia keluar dari kepala Mawar atas kesadaran sendiri. Ternyata masih tidak bergeming, bahkan Jin itu menantang.

Saya coba untuk membacakan beberapa ayat tentang pedihnya siksa neraka. Jin itu tidak merasa takut sedikit pun. Saya bacakan ayat-ayat tentang kekuasaan serta kebesaran Alloh, Jin itu tidak menggubris. 

"Begitu sombong kau wahai Musuh-musuh Alloh",gertak saya. 

Jin itu semakin marah dan mengatakan tidak takut kepada kepada siksa api neraka bahkan siap menjadi penghuni neraka.

Saya coba untuk membaca surat Al A'la. Jin itu terlihat menggigil, merintih dan menangis kesakitan.

"Masya Alloh",bisik saya.

Kemudian surat Al A'la saya baca lagi berulang ulang hingga selesai. Pasien terjatuh dan menggelepar, tubuhnya tengkurep serta tangannya menjulur kedepan menggapai-gapai layaknya orang berenang. Kedua kakinya terlihat mendorong badan kedepan {mancal,bahasa jawa} tangannya terus menggapai dan berjalan meliuk-liuk laksana ular. Surat Al A'la terus saya baca berulang ulang. Tubuh pasien terlihat meregang, kepala terlihat bergetar hebat sambil menjerit kesakitan.

Jin itu berteriak dan minta supaya saya menghentikan bacaannya. Saya tetap membaca surat Al A'la tanpa menghiraukan teriakan jin itu. Teriakan jin itu semakin keras dan melolong kesakitan.

Akhirnya Jin itu menyerah dan bersedia  keluar dari kepala Mawar. Tapi ternyata hanya tipu daya dan mengelabuhi saya. Rupanya Jin itu merasa takut dengan si dukun yang telah mengirimnya. Kalo keluar pasti di tangkap oleh si Dukun dan dibunuhnya karna dia telah di beri makanan kesukaannya dan berjanji tetap berada kepala mawar. Sementara Jin itu merasa sudah tidak kuat lagi menahan sakit yg teramat sangat.

"Saya siap menolong kamu supaya tidak ditangkap lagi oleh dukun sihir itu dengan satu syarat, kamu mau bertaubat, masuk Islam dan keluar dari kepala orang ini, dan saya siap mencarikan tempat baru sebagai tempat tinggalmu",bujuk saya."

"Silahkan kamu menetap di pondok pesantren atau pergi ke Mekkah supaya dukun itu tidak berani menangkap kamu lagi",bujuk saya lagi.

Akhirnya Jin itu mau bertaubat, masuk Islam dan keluar dari kepala Mawar setelah saya bimbing mengucapkan 2 kalimat Syahadat.

Alhamdulillah, semua atas ijin Alloh.

{Mohon maaf, nama pasien dan kota pasien sengaja saya samarkan}.

Abu ilham

Comments

Popular posts from this blog

meruqyah masturbasi

Meruqyah orang bisa elmu trawangan