Konsultasi Gratis


INGIN DI RUQYAH ATAU PELATIHAN RUQYAH SILAHKAN HUBUNGI
Muhammad Hafidz
No Telp 08984754048 / 085717292643 ( WA )

ruqyah tanpa judul

■ Kisah Ruqyah Tanpa Judul ■

Malam ini merupakan kunjungan saya yang kedua di Bandar - Batang. Meruqyah seorang ibu usia 53th yang sering kesurupan
dan putrinya yang berusia 15th sekaligus rumah yang ditempatinya. Perjalanan dari Weleri ke Bandar sekitar 1 jam saya tempuh dengan sepeda motor.

Sebelum memulai ruqyah pasien saya membuat air ruqyah dulu, selanjutnya meruqyah ibu itu dan putrinya. Singkat cerita selama proses ruqyah keduanya muntah - muntah begitu hebat.

Blaaa....blaaa......blaaa....blaa......

Allamdulillah ruqyah ibu dan putrinya selesai.

Kita lanjutkn ruqyah rumah. Sebelum memulai ruqyah rumah seluruh rajah yang terpasang di atas pintu dan di tempat - tempat tertentu sekaligus yang disimpan didompet ibu tersebut saya kumpulkan dulu. Kemudian kita lanjutkan meruqyah rumah dengan cara menyemprotkan air disetiap ruangan dengan air yang sudah saya ruqyah sebelumnya.

Begitu menyemprotkan air dikamar depan, terdengar tangis memilukan. Suara tangis seorang perempuan tua. Tangisan itu terdengar sungguh memilukan. Begitu juga diruang dapur, hingga suasana mendadak hening, sunyi, sepi mencekam. Penghuni rumah itu saling tatap tanpa ada kata yang terucap dari mulut mereka.

Blaa.....blaaa.....blaaa.....blaaa....dan seterusnya.

Alhamdulillah, pukul 23.20wib seluruh rangkaian ruqyah selesai dengan peluh membasahi tubuh dan baju saya.

Sebelum saya pamit ada kalimat indah terlontar dari bibir sang suami.

"Maturnuwun ya pak Ustadz, saya tidak bisa memberi apa - apa. Semoga Alloh membalas kebaikan pak Ustadz".

"Nggih pak, mboten nopo - nopo, mohon doanya supaya saya juga keluarga selalu sehat dan banyak rejeki ya pak",jawab saya sambil merapikan jaket.

(Malam Ahad, Bandar - Batang).

Comments

Popular posts from this blog

meruqyah masturbasi

Meruqyah orang bisa elmu trawangan