Monday, July 25, 2016

Meruqyah keluarga

Meruqyah +/-15 Bersaudara dari tanah Kalimantan Utara

Segala Puji Bagi Allah Ta'ala atas segala KeagunganNya.

Awal Ramadhan ada hal sangat berkesan. Ketika diundang ke Tarakan, Kalimantan oleh seorang ummahat. Dimintai bantuan untuk membimbing ruqyah privat satu keluarga plus belajar ruqyah mandiri. Tanggal yg ditentukan sudah dijadwalkan, saya pun akhirnya berangkat kesana, dan sampai lokasi hampir jam 9 malam. Karena penerbangan mengalami delay. Sesampai disana saya langsung di ajak menuju penginapan untuk bermalam beberapa hari, karena rumah pasien begitu banyak penghuni. Semalaman saya berfikir apa yg akan saya lakukan?  Karena ketika salah seorang keluarga pasien saat menghubungi saya ceritanya sangat heboh. Beliau bilang keluhan satu keluarga hampir sama, mengalami gangguan jin nasab/khodam keturunan dari kakek buyut yg punya riwayat masih ada darah keturunan kerajaan sulawesi. Dalam benak saya, pasti gangguannya sangat hebat dan dahsyat, karena ada beberapa keluarganya ada yg perempuan itu mengalamai kesurupan setiap saat. Ditambah, berobatnya ketempat2 dukun hitam dan dukun putih.

Tiba saatnya sore hari saya dijemput keluarganya untuk menuju kediaman rumah pasien. Karena kondisi bulan ramadhan, maka agenda ruqyah dilakukan selepas shalat isya'. Saat memasuki perumahan keluarga pasien dan menuju kerumahnya, saya bingung. Di masjid perumahannya sepertinya tempatnya sudah menjalankan sunnah. Dan saat tiba dirumah pasien, yg terlintas dalam benak saya , keluarga pasien ini semuanya orang2 berpendidikan dan religius karena terlihat dari cara berpakaian yg rapi dan mayoritas sudah syar'i.

Sudah itu waktu berbuka tiba, di beri jamuan camilan dan makanan khas kalimantan. Alhamdulillah maknyus. Hehehe.

Lanjut lagi, setelah itu shalat maghrib dan setelah shalat maghrib, kami bincang2 sederhana dan konsultasi dari keluarga pasien. Selepas itu wkt masuk isya'. Dan kami break shalat isya' terlebih dulu. Setelah itu lanjut lagi.

Akhirnya ngobrol2 sambil saya mendiagnosa satu persatu. Karena ada 4 keluarga inti, tapi masih satu keturunan dari satu kakek dan buyut.

Dari masing2 semuanya, rata2 mengalami gangguan yg hampir sama. Diantaranya :

Sering pusing tanpa sebab
Mudah emosi
Suka menyendiri
Tertutup
Kurang percaya diri
Mudah sedih
Suka memendam rasa jengkel
Suka memendam rasa amarah
Suka memendam rasa sedih dan dendam
Sedih saat kehilangan Ibu
Memendam jengkel pada seseorang
Sering dihina
Sering di bully
Sering anggap remeh
Suka berprasangka negatif pada orang lain
Sering sesak di dada tanpa sebab
Mengalami keluhan sakit disekitar lambung dan rahim
Haid tidak lancar
Sering sakit di area kemaluan
Sering memar biru di bagian paha
Mudah capek
Susah khusyu' shalat
Mudah gelisah
Mudah was was
Paranoid
Ketakutan berlebihan
Sering tindihan saat tidur
Mimpi di dlilit ular
Mimpi anjing
Mimpi dilamar
Mimpi di nikani
Mimpi hamil
Mimpi gendong bayi
Mimpi berantem
Mimpi kakek buyut yg sudah almarhum
Mudah emosi sama anak dan pasangan
Ada rasa malas dan Hambar saat hendak berhubungan intim atau sesudah hubungan intim sama suami atau istri.
Suka nangis sendiri tanpa sebab
Sering seeperti ada yg dampingi saat tidur sendiri
Senang berlama2 dikamar mandi
Sering kesurupan dan pingsan

Setelah mendengar keluhan yg diceritakan, akhirnya saya mendiagnosa dan menyimpulkan bahwa, mayoritas satu keluarga mengalami :

Gangguan jin nasab/keturunan
Gangguan 'ain jin
Gangguan 'ain psikis
Gangguan Dicintai jin
Gangguan Sihir 'ain
Jiwa yg terbelenggu

Setelah itu saya menjelaskan tentang apa itu ruqyah, apa itu ruqyah syar'iyyah, ciri2 dukun hitam dan putih, apa itu 'ain dan sihir, sebab2 kena 'ain.

Alhamdulillah semuanya memahaminya.

Baru setelah itu saya suruh ambil wudhu lagi semuanya

Saya bimbing muhasabah Terapi. Saat sesi muhasabah, saya bimbing untuk istighfar dari semua dosa maksiat, dosa syirik, dosa riba, dosa durhaka kepada kedua orang tua, dosa kepada suami, dosa hati, setelah itu sama2 saya bimbing untuk mensyurukuri nikmat Allah Ta'ala, memaafkan orang2 yg pernah membuat jengkel dan kecewa, dan mengikhlaskan serta ridho atas segala ketetapan Allah Ta'ala.

Hampir 2 jam sesi tersebut, semunya pada nangis2. Alhamdulillah katanya pada lega dan plong semua.

Lanjut sesi berdoa, sesi ikrar memutuskan semua perjanjian jin nasab, jin yg cinta, jin yg empati, jin yg suka, 'ain jin.

Saat saya sebut identitas jin satu persatu, semuanya hoek2 dan muntah2.

Namun tiba2 ada 3 orang yg hampir kesurupan. Saya sadarkan semua, karena saya malas mengajak bicara jin. Saat sadar, ternyata ketiganya ada sesuatu yg belum ikhlas. MasyaAllah.

Jam menunjukkan lebih dari jam 12 malam. Proses hari pertama pun disudahi. Saya selanjutnya diantar ke penginapan.

Makan ayam bakar dulu. Hehehe.

Setelah itu ke penginapan, saya mandi buat bersih2 dulu dan rehat.

Selanjutnya proses ruqyah hari kedua dengan agenda ruqyah berpasangan dan ruqyah mandiri.

Pada sesi ini saat sesi bermaafan, pada nangis semua. Dan itu membuat saya terharu. Berusaha ga ikutan nangis. Kan gengsi. Hehehe.

Alhamdulillah selesai juga dengan suasana haru biru.

Tak terasa jam 1 malam. Saya pun di antar lagi ke penginapan. Besok paginya mau balik ke tangerang.

Alhamdulillah, saat benar2 di azzamkan niatnya, yg awal saat mengundang ada saja halangan. Namun Allah Ta'ala memudahkan.

Alhamdulillah di kasih oleh2 khas kalimantan dan sarung khas samarinda. Hehehe

Dan insyaallah tgl 14 agustus di undang lagi untuk keluarga besarnya yg lain, terutama para sesepuh keluarga. MasyaAllah. Semoga Allah Ta'ala Memudahkan segalanya.

Abi Dzaki

No comments:

Post a Comment

jauh jodoh karena perkataan nikah nanti saja

jauh jodoh karena perkataan nikah nanti saja oleh muhammad hafidz seorang ibu datang bercerita tentang anaknya yang sudah berusia 30 tahun...