Wednesday, September 16, 2015

Meruqyah 'Ain  ke rumah sakit aminah petukangan

Meruqyah 'Ain  ke rumah sakit aminah petukangan
========================

Bismillah

Alhamdulillah tgl 12 sept lalu mendapatkan panggilan ke 2 rumah sakit yg pertama ke rumah sakit mulya yg ceritanya tentang kebesaran Allah ta'ala akan di tuliskan nanti insyaa Allah , dan sore hari nya ke rumah sakit aminah petukangan.

<!--more-->

Al 'ainu haq ( 'ain itu benar ada )

Setelah mendapatkan sms pertama lihat yaitu pasien mengidap penyakit dgn diagnosa yg beda2, infeksi usus, hb darah rendah, alergi darah, lalu virus sehingga membingungkan ortu dari pasien, saya yakin dokter pun bingung.

Sore hari di jemput sang ayah bercrita bahwa anaknya sudah beberapa masuk rumah sakit dan panas badannya belum turun sekitar 38 dan 39 derajat. Selain itu anggota kelurga ini juga mempunyai riwayat jin keturunan dengan efek jin keturunan yg negatif dari info bahwa anggota keluarga sering sakit berganti2an, insyaa Allah nanti akan di share juga mengenai jin nasab yg membuat sakit asma pada keluarga yg setelah di ruqyah asma nya sembuh dengan izin Allah dgn tehnik pemutus berkait

Dari analisa di atas di ketahui anak tsb terkena 'ain yg sifatnya hasad, dan 'ain pujian , selain itu juga ada biang rusuh dari jin nasab. Saya juga teringat dgn hadist

Dari Umamah bin Sahl bin Hunaif, bahwasannya ayahnya telah menceritakan kepadanya : Bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pergi bersamanya menuju Makkah. Ketika sampai di satu celah bukit Kharar di daerah Juhfah, maka Sahl bin Hunaif mandi. Ia adalah seorang yang yang berkulit sangat putih dan sangat bagus. Maka ‘Amir bin Rabi’ah - kerabat Bani ‘Adi bin Ka’b – memandangnya ketika ia sedang mandi. ‘Amir berkata : ‘Aku belum pernah melihat seperti sekarang, juga tidak pernah melihat kulit wanita perawan bercadar’. Maka tiba-tiba Sahl jatuh terguling (karena sakit dalan riwayat lain badannya panas). Maka datag Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam dan dikatakan kepada beliau : “Wahai Rasulullah, apa kira-kira yang terjadi pada Sahl ? Ia (Sahl) tidak bisa mengangkat kepalanya dan sekarang ia belum juga sadar”. Kemudian Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bertanya : “Apakah ada seseorang yang kalian curigai ?”. Mereka berkata : “Amir bin Rabi’ah telah memandangnya”. Kemudian Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam memanggilnya lalu memarahinya dan bersabda : ‘Mengapa salah seorang diantara kalian hendak membunuh Saudaranya ? Mengapa ketika kamu melihat sesuatu hal yang menakjubkanmu, kamu tidak memberkahi ?”. Kemudian beliau berkata kepadanya : “Mandilah untuknya !”. Kemudian ‘Amir mencuci mukanya, kedua tangannya, kedua sikunya, kedua lututnya, jari-jari kedua kakinya, dan bagian dalam kainnya di dalam bejana. Kemudian (air bekas mandi itu) disiramkan kepadanya (Sahl) oleh seseorang ke kepalanya dan punggungnya dari arah belakangnya. Kemudian bejana terebut ditumpahkan isinya di belakangnya. Maka setelah hal itu dilakukan, Sahl kembali bersama orang-orang dalam keadaan tidak kurang suatu apa (sehat kembali). ” [HR. Ahmad 3/486 no. 16023, Malik 2/938 no. 1678, dan Nasa’i dalam Al-Kubraa 4/380 no. 7616; dishahihkan oleh Al-Arnauth dalam dalam Ta’liqnya terhadap Musnad Ahmad dan Al-Albani dalam Shahihul-Jaami’ no. 4020].

Proses ruqyah berjalan di dalam ruangan rumah sakit, sang ayah bertanya apa tidak apa ruqyah disini tad, insyaa Allah tidak apa krn kami sudah sering meruqyah ke rumah sakit, dan dokterpun sebenarnya menyakini adanya non medis.

Setelah menjelaskan ain kami mulai terapi 'ain dgn tehnik ittiham , dan alhamdulillah mendapatkan 2 hasil 'ainul hasad dan 'ain pujian, karena tidak memungkinkan mengambil air wudhu dari yg hasad akhirnya kami gunakan tehnik pembatal 'ain lain untuk yaitu mengambil airnya menggunakan gelas air yang di celupkan jarinya dan dengan niat mengambil bekas dari pelaku ain tersebut, cara ini cukup efektif jika tidak dapat mengambil 'ain secara langsung, tehnisnya nanti dapat di lihat di pelatihan ruqyah selanjutnya jika ada yg mengundang hehehehe...

Setelah itu kami ruqyah jin nasabnya dengan pemutus berkait, setelah itu selesai waktu isya datang, kami melakukan shalat, dan keajaiban Allah datang setelah kami selesai shalat isya , yaitu panas di tubuh anak tersebut langsung normal , padahal dari awal masuk rumah sakit sampai sebelum di ruqyah panasnya tidak turun2.....  Allahu akbar.. dan alhamdulillah sampai pulang dari rumah sakit pun suhu badannya normal dgn izin Allah, krn sy terus minta ortu nya untuk terapi 'ain terus menerus menggunakan tehnik pembatal 'ain tsb , krn ciri ain nya sudah hilang adalah tidak muncul lagi ( akan di jelaskan saat pelatihan ).

Alhamdulillah semua atas pertolongan Allah

Ciri ain yang paling menonjol dapat kita analisa hanya dengan beberapa ciri fisik yg mudah

1. Panas yg tidak turun2
2. Bawaanya sering lemas
3. Sering ngantukan
4. Bawaanya capek terus
5. Tangan berkeringat
6. Bahu pegal2

Dari ciri di atas apabila ada 3 ciri yg dominan maka anda telah terkena 'ain...

No comments:

Post a Comment

pelatihan ruqyah pasar kemis

*PELATIHAN DAN PENGOBATAN RUQYAH SYAR’IYYAH GRATIS  PASAR KEMIS - TANGERANG* *Komunitas Cinta Ruqyah (KCR) Tangerang* Pemateri: _Muhammad...