Saturday, November 8, 2014

Ruqyah batal karena pasien tidak mau shalat



"Sudah shalat 'Ashar ?" tanya saya..
"Sekalian tanyakan apa keluhan anak yang mau diruqyah ?" saya tambahkan..
Petugas tadi pergi dan menanyakan apakah mereka sudah shalat atau belum...
"Belum, ustadz. Kata orgtuanya, anak itu sering kesurupan" kata petugas.
Mereka belum shalat, sudah saya duga.
Akhirnya pasien yg sudah pemuda itu pergi ke masjid di depan Rumah Sehat Al-Iman tapi rombongan yg lain, termasuk orang tuanya yg laki-laki tidak bergegas shalat...
10 menit kemudian, pasien dan orangtuanya naik ke lantai II menuju ruang ruqyah. Saya tanya lagi "Udah shalat". Jawab pasien "Sudah ustadz"...
Saya melihat bapak (orgtua anak muda itu) agak ragu-ragu naik, lalu saya tanya "Bapak udah shalat ?". Jawabnya "Belum, tapi nggak usahlah".
Saya tegaskan "Bapak sbg orgtua pasien harus melaksanakan shalat jika ingin anaknya sembuh"...
Jawabnya "Nggak usah sayalah...." dia pun turun dan tidak berapa lama naik paman sianak muda yg baru selesai shalat "Saya aja yg mendampinginya" katanya.
Saya katakan "Baik mendampingi atau tidak, si Bapak mesti shalat agar menjadi contoh anak-anaknya. Dia berdoa utk kesembuhan anaknya ini"...
"Kalau bapak itu tidak mau shalat, saya tidak mau meruqyah anaknya !!!"..
Akhir mereka turun ke lantai I dan terdengar si Bapak berkata "Udah, kalau memang mesti shalat, nggak usah diruqyah. Kita pulang saja"...
Setelah sang bapak berdebat dgn istri dan anaknya yg lain, mereka pun pulang mengendarai mobil Kijang-nya dan ruqyah pun batal karena enggan melaksanakan shalat...
=======================
Hal-hal seperti ini sering terjadi....
Pasien datang dlm keadaan belum shalat zhuhur atau belum shalat 'ashar. Kadang petugas penerimaan pasien lalai dan kadang sampai diruang ruqyah ternyata pasien dan keluarganya belum shalat. Saya suruh turun lg dan shalat dulu....
Kalau tidak mau shalat, ya tidak diruqyah. Itu konsekwensinya.
Seorang peruqyah bukan pikirkan materi atau ingin punya pamor dimata org. Jangan mentang2 yg dtg pejabat atau keluarganya, terus nggak mau shalat langsung diterima utk ruqyah.Ya nggaklah. Peruqyah itu da'i, bukan sekedar tukang obatin spt dokter. Mau shalat atau tidak, yg penting diruqyah, salaman, dapat duit....Bukan akhi. Jgn mau dianggap hina seperti itu !!
Apa sih beratnya shalat bagi bapak diatas ? Pasti ada something yg menjadi rahasianya, yg jelas malas.
Ingat kaidah Syaikh Abdullah as-Sadhan :
الرقية دعوة فبل أن يكون علاجا
"Ruqyah adalah dakwah sebelum menjadi media terapi".
Wallahu a'lam....
===============

No comments:

Post a Comment

pelatihan ruqyah bekasi

*PELATIHAN DAN PENGOBATAN RUQYAH SYAR’IYYAH GRATIS  BOJONG SARI - DEPOK , BABELAN -BEKASI, CIPETE - JAKSEL* *Komunitas Cinta Ruqyah (KCR) T...