Tuesday, September 30, 2014

Ruqyah Jin Bandel yang Jatuh Cinta pada Manusia (Sambungan)

ahyar al janary

Ruqyah Jin Bandel yang Jatuh Cinta pada Manusia (Sambungan)
==================================
Setelah menentukan waktu dan tempat, akhirnya saya meruqyah Ukhty Sabtu dan (27/9).
Dimulai sekitar pukul 9.30 Wita. Ruqyah saya awali denga teknik istilham untuk mendeteksi apakah ada buhul sihir di tubuhnya. Alhamdulillah terdeteksi 1 buhul d mata kanannya dan jin yg bersarang di matanya pun bersyadat. Berdasarkan pengakuan jin tersebut, Ketua Jinnya bersarang tepat di dada kirinya.
Di situlah rasa sakit yg dirasakan Ukhty selama ini. Selain itu ia juga kerap merasa sakit di bagian lambung kiri, yang saya diagnosa karena sihir yang dikirm melalui makanan atau minuman oleh ibu tirinya yang berprofesi sebagai para tidak normal/orang sok pintar atau sejenisnya.
Ukhty memang dibenci ibu tirinya lantaran mengetahui bahwa saat akan menikah dengan ayahnya, ibu tirinya trsebut masih bersuami.
Awalnya ayahnya pun berniat membatalkan pernikahannya, entah kenapa niat itu ia urungkan dan akhirnya pernikahan tetap dilangsungkan.
Setelah melakukan diagnosa secara mendalam tazkiyatun nafs. Ruqyah pun saya mulai dengan penuh kehatian agar Ukhty tdk trauma lagi, karna itu sbisa mungkin sy meruqyah tanpa kontak fisik dan dari jarak yg cukup jauh.
Sy pun duduk di depannya sementata sang suami yg setia menemani sy pinta duduk d belakang istrinya karena biasanya pasien akan lunglai jatuh ke belakang.
Saya mulai dengan menghancurkan shieldnya dengan kalimat-kalimat tauhid "La ilaha ilallah wahdahulaa syarikalah lahul mulku walahul hamdu wa wuha ala kulli syaingqodir"..
Jin pun mulai bereaksi. Jika saat diruqyah oleh peruqyah sebelumnya jin selalu mengoceh. Kali ini jin enggan bicara dan menjawab pertanyaan saya. Hingga saya bacakan ayat2 tentang siksa neraka yang membuat ia mengerang kesakitan. Melihat Ukhty bereaksi keras sang suami mencoba menguncinya dari belakang. Jin pun mendorong kepala ke belakang hingga membentur bibir suami Ukhty dan mencoba menggigit. Hingga sang suami semakin kuat mengunci Ukhty.
"Biarkan pak, tidak usah di pegang, kalau seperti itu akan menyakiti istri sampean. Kalau mau memegang pelan-pelan saja seperti ini" ujar saya sambil mencontohkan, dengan memegang jari Ukhty yg mencakar2 lantai, hingga membuat tangannya bergetar hebat.
"kita melawan jin bukan dengan fisik, pegang saja pelan sambil baca Alquran atau doa" lanjut saya.
Ruqyah saya lanjutkan, saya bacakan ayat2 pembatal sihir hingga ia lunglai ke depan seperti orang sedang sujud. saya pegang kepalanya sambil membaca Al Hasyr:21 membuat ia kembali bangkit dan rebah ke belakang.
"Mau lagi?"
Jin diam
"Baiklah, kalau kamu tidak menjawab saya anggap mau lagi"
"Tidak... jangan, ampun"
"Akhirnya kamu bicara juga, kenapa kamu masuk ke tubuhnya"
"Aku mencintainya, dia milikku"
"Katakan lagi, milik siapa dia? Berani kamu katakan milikmu lagi kamu akan menyesal. Dia milik Allah, Allah yg mencipatakannya."
Jin terdiam kemudian berucap. "Aku mencintainya"
"Jin dan manusia itu berbeda, tidak bisa bersama, itu melanggar kodrat Allah, dan dia sudah bersuami"
"Heh, dia hanya suami di atas kertas saja"
Tiba2 saya teringat crita sang suami bahwa saat diruqyah oleh temannya jin juga sering ngoceh "suami diatas kertas" dan memukul2 suaminya.
"Oh, jadi kamu jin yg sama, jadi kamu mendustai Ustadz Faisal waktu itu. Kali ini kamu tidak bisa berdusta dengan saya"
"Hahaha... iya," ujar jin dengan wajah sombongnya. "Kamu jangan ganggu aku, kalau tidak kuhancurkan kamu" sambil menunjuk ke arah saya.
"Silahkan hancurkan saya jika kamu bisa"
Jin dlm tbuh ukhty mencoba menyerang saya, namun seperti ada kekuatan yg maha dahsyat yang menghalanginya. Meski berada tepat d depannya, jin tak mampu menyentuh saya. Hingga ia geram dan memukul2 lantai sambil berteriak. Sungguh Allah adalah sebaik2 pelindung dan Maha Memgamankan HambaNya.
Dia kembali menjuk dan melakukan geraka seolah ingin mengluarkan jurus. Sy langsung memangkap jarinya dengan jari telunjuk dan jempol sambil membaca ayat pembatal sihir hingga ia bergetar dan terjatuh.
Meski sudah saya dakwahi dengan lemah lembut hingga tegas jin ttap bandel. Memasuki waktu zuhur, ruqyah saya hentika . Dan sepakat dilanjutkan pada esok harinya.
Pada ruqyah berikutnya jin kmbali sy pecundamgi atas ijin Allah. Kali ini saya juga meruqyah jin sihir yg ada diperutnya. Kmudin jin yg ada d dadanya. sy coba lakukan teknik sembilihan pada jin, namun jin tak kunjung mati. Saya curiga jin masih punya pelindung di lehernya atau memiliki bamyak anak buah yg melindunginya. Benar saja, dia mengaku pasukannya banyak dan berada di setiap bagian tubuh Ukhty. Saya pun menarik semua pasukannya dengan teknik penarikan dan mmperingati anak buah jin agar keluar.
"Brengsek kalian, penghianat, jangan keluar kalian, jangan pergi"
"Jangan ikuti perintah ketua kalian yg bodoh ini, lihatlah dia tidak berdaya, cepatlah kalian keluar dan bertaubat, jangan mau jadi budak jin ini, kalian yang mendengarkan ayo bersyadat"
Tiba2 jin kembali bereaksi prontal dan marah. Namun tak mampu menyentuh saya. "Kamu sakiti aku, aku sakiti juga dia, kamu cekek aku, aku cekik juga dia, aku akan membuat dia keguguran lagi, di perutnya ada anaknya, akan ku keluarkan dia, dan aku akan memgambil dia" ujar jin.
"Katanya kamu mencintainya kenapa kamu sakiti dia, kasian sekali kamu, padahal dia tidak suka sama kamu"
"Tidak, dia mencintaiku"
"Dasar jin bodoh kamu, kalau dia suka kamu untuk apa dia ke sini diruqyah agar kamu keluar dari tubuhnya, bertaubtlah dan Allah akan memberikan jodoh dari klangan jin yg cantik jelita d dunia dan akhirat" jelas saya .
Namum tetap saja jin bandel. Hingga akhirnya Ukhty kembali saya sadarkan dan dilanjutkan dengan teknik Istilham. Alhamdulillah jin lari terbirit2 saat akan diserang oleh Ukhty. Meski sudah keluar saya ingatkan bahwa jin bisa saja kembali lagi kapanpun jika dia lalai dari ibadah. Karena itu ruqyah mandiri dan ibadah harus ttap istiqomah. Mengenai jin sihir saya anjurkan dia lakukan ruqyah mandiri dan rutin minum air ruqyah.

No comments:

Post a Comment

pelatihan ruqyah yogyakarta 15-16 desember 2018

*PELATIHAN DAN  RUQYAH MASSAL GRATIS* *YOGYAKARTA* *Komunitas Cinta Ruqyah (KCR) Tangerang* Pemateri: _Muhammad Hafidz, dan Abu azka SQ_...