Monday, September 1, 2014

Meruqyah pasien storke

Kemaren ba'da ashar saya segera meluncur ke rumah pasien stroke yang beberapa hari lalu saya ruqyah. Si anak mengirimkan sms balasan kepada saya ketika saya bertanya perkembangan mama beliau, "Alhamdulillah udah ada angsurannya ustd. Mama mulai banyak minumnya dan sudah mulai ada bertenaga." Alhamdulillah.
Qadarullah, sampai di rumah pasien sedang tidak ada di rumah, rupanya beliau sedang ada urusan di sebuah Bank ditemani anaknya. Maka sambil menunggu saya berbincang-bincang dengan menantu Ibu yang sakit ini. Ternyata ada hikmah yang Allah berikan kepada saya dalam masa lebih kurang dua jam menunggu pasien ini. Si menantu akhirnya menceritakan secara panjang lebar bagaimana sikap mertuanya ini dengan berbagai macam persoalannya, sehingga saya bisa mengambil kesimpulan pasien ini perlu di tazkiyyah dulu, hatinya bermasalah dan perlu direhab hati si ibu ini.
Sebelum saya ruqyah, setelah saya jelaskan bagaimana ruqyah ini tidak akan terlalu berpengaruh jika masih ada kebencian, amarah, dendam ataupun penyakit hati lainnya di hati kita. Maka saya meminta si pasien ini membayangkan siapa saja orang yang beliau benci, marah atau tersakiti hatinya. Masya Allah, mendengar perkataan saya serta merta ibu ini menangis sesugukkan dan emosinya tidak tertahankan. Saya biarkan sebentar ibu ini larut dalam perasaannya, setelah agak reda, baru saya ingatkan lagi dan minta keikhlasan beliau untuk memaafkan terhadap nama yg telah beliau tulis di secarik kertas, yang ternyata mantan suaminya.
Si anak segera menelpon sang Ayah dan mengatakan bahwa mamanya meminta maaf atas segala kesalahannya. Subhanallah, saya benar-benar terharu apalagi ketika mendengar mantan suaminya akan ke rumah mereka malam itu juga.
Dan ada sebuah momen yang saya tangkap ketika mantan suaminya ini datang, si Ibu terlihat tersenyum merekah dan kelihatan sekali bahagianya. Subhanallah. Semoga Allah memberikan kelapangan hati dan kesembuhan bagi ibu ini. Sesungguhnya Dia lah sebaik-baiknya tempat meminta.

No comments:

Post a Comment

kesaktian berbuah penyakit

Ilmu kesaktian berujung penyakit ----------------------------------------------------- Oleh : Nopri Ardy Abdullah (Pejuang Ruqyah Syar...