anak ku diam seribu bahasa
Anaku diam seribu bahasa Oleh muhammad hafidz Dulu rumah ini riuh oleh suaranya... Sampai suatu hari, ia memilih bungkam. Bukan karena tak punya kata-kata, tapi karena jiwanya terlalu lelah menanggung beban yang tak sanggup ia urai sendiri. Retaknya Dunia Kecil Sang AnakSemua berawal sejak kakeknya meninggal dunia. Sejak saat itu, rasa takut sering kali menyelimuti hatinya. Ia kerap menunjuk-nunjuk ke arah tertentu dengan tatapan cemas yang sulit kami pahami.Keadaan makin berat ketika ia harus dikeluarkan dari sekolah. Sejak hari itu, ia makin ceruk, makin sedikit berbicara. Alih-alih mendapatkan dekapan hangat untuk meredakan ketakutannya, bentakan dan amarah orang tua kerap menjadi jawaban atas rengekannya.Ia mulai menyakiti dirinya sendiri... menyubit kulitnya hingga memar. Belum lagi fisik kecilnya yang harus berjuang menahan kejang dan epilepsi yang diidapnya sejak usia 3 tahun. Hingga akhirnya, puncaknya pun tiba: ia benar-benar terkunci dalam diam. Tak ada lagi satu p...
