Thursday, November 30, 2017

KIAT MEMBENTENGI KELUARGA DARI SIHIR

KIAT MEMBENTENGI KELUARGA DARI SIHIR
SEKILAS TENTANG HAKIKAT SIHIR
Secara etimologis, sihir artinya sesuatu yang tersembunyi dan sangat halus penyebabnya. Sedangkan menurut istilah syariat, Abu Muhammad Al Maqdisi menjelaskan, sihir adalah azimat-azimat, mantra-mantra atau pun buhul-buhul yang bisa memberi pengaruh terhadap hati sekaligus jasad, bisa menyebabkan seseorang menjadi sakit, terbunuh, atau pun memisahkan seorang suami dari istrinya. [1]
Jadi sihir benar-benar ada, memiliki pengaruh dan hakikat yang bisa mencelakakan seseorang dengan taqdir Allah yang bersifat kauni . Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَاهُم بِضَآرِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللَّهِ
“Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang bisa mereka gunakan untuk menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka (ahli sihir) itu tidak dapat memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah” [Al Baqarah : 102].
Demikian juga firman Allah yang memerintahkan kita berlindung dari kejahatan sihir :
وَ مِنْ شَر ِّ النَّفَّاثاَتِ فْي العُقَدِ
“Dan (aku berlindung kepada Allah) dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembuskan pada buhul-buhul”. [Al Falaq : 4].
Seandainya sihir tidak memiliki pengaruh buruk, tentu Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan memerintahkan kita agar berlindung darinya.[2]
Sihir juga pernah menimpa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yaitu ketika seorang Yahudi bernama Labid bin Al A’sham menyihir Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aisyah rahimahullah menceritakan:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُحِرَ حَتَّى كَانَ يَرَى أَنَّهُ يَأْتِي النِّسَاءَ وَلَا يَأْتِيهِنَّ
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah disihir, sehingga Beliau merasa seolah-olah mendatangi istri-istrinya, padahal tidak melakukannya”.[3]
Berkaitan dengan hadits ini, Al Qadhi ‘Iyadh menjelaskan: “Sihir adalah salah satu jenis penyakit diantara penyakit-penyakit lainnya yang wajar menimpa Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti halnya penyakit lain yang tidak diingkari. Dan sihir ini tidak menodai nubuwah Beliau. Adapun keadaan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika itu, seolah-olah membayangkan melakukan sesuatu, padahal Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukannya. Hal itu tidak mengurangi kejujuran Beliau. Karena dalil dan ijma’ telah menegaskan tentang kema’shuman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sikap tidak jujur. Terpengaruh sihir perkara yang hanya mungkin terjadi pada diri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masalah duniawi yang bukan merupakan tujuan risalah Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak diistimewakan lantaran masalah duniawi pula. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia biasa yang bisa tertimpa penyakit seperti halnya manusia. Maka bisa saja terjadi, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dikhayalkan oleh perkara-perkara dunia yang tidak ada hakikatnya. Kemudian perkara itu (pada akhirnya) menjadi jelas sebagaimana yang terjadi pada diri Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam”.[4]
Sihir memiliki bentuk beraneka ragam dan bertingkat-tingkat. Di antara contohnya adalah tiwalah (sihir yang dilakukan oleh seorang istri untuk mendapatkan cinta suaminya/pelet), namimah (adu domba), al ‘athfu (pengasihan), ash sharfu (menjauhkan hati) dan sebagainya. Sebagian besar sihir ini masuk ke dalam perbuatan kufur dan syirik, kecuali sihir dengan membubuhi racun atau obat-obatan serta namimah, maka ini tidak termasuk syirik.
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menjelaskan: “Sihir termasuk perbuatan syirik ditinjau dari dua sisi.
Pertama : Karena dalam sihir itu terdapat unsur meminta pelayanan dan ketergantungan dari setan serta pendekatan diri kepada mereka melalui sesuatu yang mereka sukai, agar setan-setan itu memberi pelayanan yang diinginkan.
Kedua : Karena di dalam sihir terdapat unsur pengakuan (bahwa si pelaku) mengetahui ilmu ghaib dan penyetaraan diri dengan Allah dalam ilmuNya, dan adanya upaya untuk menempuh segala cara yang bisa menyampaikannya kepada hal tersebut. Ini adalah salah satu cabang dari kesyirikan dan kekufuran”.[5]
Hukum mempelajari dan melakukan sihir adalah haram dan kufur. Hukuman bagi para tukang sihir adalah dibunuh, sebagaimana yang diriwayatkan dari beberapa orang sahabat [6]. Dan sihir merupakan perbuatan setan. Allah Azza wa Jalla berfirman :
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُوا الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَاكَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِّنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ
“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (dan tidak mengerjakan sihir), tetapi setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia”. [Al Baqarah : 102]
PETUNJUK NABI UNTUK MENANGKAL DAN MENGOBATI SIHIR
Seperti telah dijelaskan oleh para ulama, sihir termasuk jenis penyakit yang bisa menimpa manusia dengan izin Allah Azza wa Jalla . Tidaklah Allah Azza wa Jalla menurunkan satu penyakit melainkan Dia juga menurunkan obat penawarnya. Dan seorang muslim dilarang berobat dengan sesuatu yang diharamkan Allah.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda :
مَا أنْزَلَ اللهُ دَاءً إلا أنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Allah akan menurunkan pula obat penawarnya”.[7]
Seorang muslim dilarang pergi ke dukun untuk mengobati sihir dengan sihir yang sejenis. Karena hukum mendatangi dukun dan mempercayai mereka adalah kufur. Apatah lagi sampai meminta mereka untuk melakukan sihir demi mengusir sihir yang menimpanya, ataupun untuk menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan jodoh anak dan sanak saudaranya, atau hubungan suami istri dan keluarga, tentang barang yang hilang, percintaan, perselisihan dan sebagainya. Hal itu merupakan perkara ghaib dan hanya Allah Azza wa Jalla saja yang mengetahui. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ أتَى كَاهِنًا أوْ سَاحِرًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَدٍ
“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang sihir, kemudian ia membenarkan (mempercayai) perkataan mereka, maka sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad”.[8]
Para dukun, paranormal, tukang sihir dan peramal itu hanya mengaku-ngaku mengetahui ilmu ghaib berdasarkan kabar yang dibawa setan yang mencuri dengar dari langit. Para dukun itu, tidak akan sampai pada maksud yang diinginkan kecuali dengan cara berkhidmah, tunduk dan taat serta menyembah tentara iblis tersebut. Ini merupakan perbuatan kufur dan syirik terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَى مَن تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ {212} تَنَزَّلُ عَلَى كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ { 222} يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ
“Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? Mereka turun kepada setiap pendusta lagi banyak dosa, mereka menghadapkan pendengaran (kepada setan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta”. [Asy Syu’ara`: 221-223].
Oleh karena itu, seorang muslim tidak boleh tunduk dan percaya kepada dugaan dan asumsi bahwa cara yang dilakukan para dukun itu sebagai pengobatan, misalnya tulisan-tulisan azimat, rajah-rajah, menuangkan cairan yang telah dibaca mantra-mantra syirik dan sebagainya. Semua itu adalah praktek perdukunan dan penipuan terhadap manusia. Barangsiapa yang rela menerima praktek-praktek tersebut tanpa menunjukkan sikap penolakannya, sungguh ia telah ikut tolong-menolong dalam perbuatan bathil dan kufur.[9]
CARA PENECGAHAN DARI SIHIR YANG DIAJARKAN RASULULLAH[10]
1- Dalam setiap keadaan senantiasa mentauhidkan Allah Azza wa Jalla dan bertawakkal kepadaNya, serta menjauhi perbuatan syirik dengan segala bentuknya. Allah Azza wa Jalla berfirman :
إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ {99} إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ
“Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaan atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Rabbnya. Sesungguhnya kekuasaan setan hanyalah atas orang-orang yang menjadikannya sebagai pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah”. [An Nahl : 99-100].
Ketika Menafsirkan ayat di atas, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di berkata : “Sesungguhnya setan tidak memiliki kekuasaan untuk mempengaruhi (mengalahkan) orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Rabbnya semata, yang tidak ada sekutu bagiNya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membela orang-orang mu’min yang bertawakkal kepadaNya dari setiap kejelekan setan, sehingga tidak ada celah sedikitpun bagi setan untuk mencelakakan mereka”[11]. Dan ayat-ayat semisal ini banyak terdapat di dalam Al Qur`an.
2- Melaksanakan setiap kewajiban-kewajiban yang Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan, dan menjauhi setiap yang dilarang, serta bertaubat dari setiap perbuatan dosa dan kejelekan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhu :
يَا غُلاَمُ ! إنِي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ ، احْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ…
“Wahai anak, sesungguhnya aku akan mengajarkanmu beberapa kalimat. Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu…”[12]
Syaikh Nazhim Muhammad Sulthan menyatakan, makna sabda Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam (احْفَظِ اللهَ ) adalah jagalah perintah-perintahNya, larangan-laranganNya, hukum-hukumNya serta hak-hakNya. Caranya, dengan memenuhi apa-apa yang Allah dan RasulNya perintahkan berupa kewajiban-kewajiban, serta menjauhi segala perkara yang dilarang. Sedangkan makna (يَحْفَظْكَ ) ialah, barangsiapa yang menjaga perintah-perintahNya, mengerjakan setiap kewajiban dan menjauhi setiap laranganNya, niscaya Allah k akan menjaganya. Karena balasan suatu amalan, sejenis dengan amal itu sendiri. Penjagaan Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap hamba meliputi penjagaan terhadap dirinya, anak, keluarga dan hartanya. Juga penjagaan terhadap agama dan imannya dari setiap perkara syubhat yang menyesatkan”.[13]
3. Tidak membiarkan anak-anak berkeliaran saat akan terbenamnya matahari. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Jika malam telah masuk -jika kalian berada di sore hari-, maka tahanlah anak-anak kalian. Sesungguhnya setan berkeliaran pada waktu itu. tatkala malam telah datang sejenak, maka lepaskanlah mereka”. [HR Bukhari Muslim].
4- Membersihkan rumah dari salib, patung-patung dan gambar-gambar yang bernyawa serta anjing. Diriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwa Malaikat (rahmat) tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat hal-hal di atas. Demikian juga dibersihkan dari piranti-piranti yang melalaikan, seruling dan musik.
5. Memperbanyak membaca Al Qur`an dan manjadikannya sebagai dzikir harian. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
“Janganlah menjadikan rumah-rumah kalian layaknya kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibaca di dalamnya surat Al Baqarah”.[14]
6- Membentengi diri dengan doa-doa dan ta’awudz serta dzikir-dzikir yang disyariatkan, seperti dzikir pagi dan sore, dzikir-dzikir setelah shalat fardhu, dzikir sebelum dan sesudah bangun tidur, do’a ketika masuk dan keluar rumah, do’a ketika naik kendaraan, do’a ketika masuk dan keluar masjid, do’a ketika masuk dan keluar kamar mandi, do’a ketika melihat orang yang mandapat musibah, serta dzikir-dzikir lainnya.
Ibnul Qayyim berkata,”Sesungguhnya sihir para penyihir itu akan bekerja secara sempurna bila mengenai hati yang lemah, jiwa-jiwa yang penuh dengan syahwat yang senanantiasa bergantung kepada hal-hal rendahan. Oleh sebab itu, umumnya sihir banyak mengenai para wanita, anak-anak, orang-orang bodoh, orang-orang pedalaman, dan orang-orang yang lemah dalam berpegang teguh kepada agama, sikap tawakkal dan tauhid, serta orang-orang yang tidak memiliki bagian sama sekali dari dzikir-dzikir Ilahi, doa-doa, dan ta’awwudzaat nabawiyah.” [15]
7. Memakan tujuh butir kurma ‘ajwah setiap pagi hari. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
مَنْ تَصَبَّحَ كُلَّ يَوْمٍ سَبْعَ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً لَمْ يَضُرَّهُ فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ سُمٌّ وَلَا سِحْرٌ
“Barangsiapa yang makan tujuh butir kurma ‘ajwah pada setiap pagi, maka racun dan sihir tidak akan mampu membahayakannya pada hari itu”. [16]
Dan yang lebih utama, jika kurma yang kita makan itu berasal dari kota Madinah (yakni di antara dua kampung di kota Madinah), sebagaimana disebutkan dalam riwayat Muslim. Syaikh Abdul ’Aziz bin Baz berpendapat, seluruh jenis kurma Madinah memiliki sifat yang disebutkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini. Namun beliau juga berpendapat, bahwa perlindungan ini juga diharapkan bagi orang yang memakan tujuh butir kurma, selain kurma Madinah secara mutlak.[17]
TERAPI PENGOBATAN SETELAH TERKENA SIHIR [18]
1. Metode pertama : Mengeluarkan dan menggagalkan sihir tersebut jika diketahui tempatnya dengan cara yang dibolehkan syariat. Ini merupakan metode paling ampuh untuk mengobati orang yang terkena sihir.[19]
2. Metode kedua : Dengan membaca ruqyah-ruqyah yang disyariatkan. Para ulama telah bersepakat bolehnya menggunakan ruqyah sebagai pengobatan apabila memenuhi tiga syarat [20].
Pertama : Hendaknya ruqyah tersebut dengan menggunakan Kalamullah (ayat-ayat Al Qur`an), atau dengan Asmaul Husna atau dengan sifat-sifat Allah Azza wa Jalla, atau dengan doa-doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Kedua : Ruqyah tersebut dengan menggunakan bahasa Arab, atau dengan bahasa selain Arab yang difahami maknanya.
Ketiga : Hendaknya orang yang meruqyah dan yang diruqyah meyakini, bahwa ruqyah tersebut tidak mampu menyembuhkan dengan sendirinya, tetapi dengan kekuasaan Allah Azza wa Jalla. Karena ruqyah hanyalah salah satu sebab di antara sebab-sebab diperolehnya kesembuhan. Dan Allah-lah yang menyembuhkan.
Selain itu, ada hal sangat penting yang juga harus diperhatikan, bahwa ruqyah akan bekerja secara efektif bila orang yang sakit (terkena sihir) dan orang yang mengobati sama-sama memiliki keyakinan yang kuat kepada Allah Azza wa Jalla, bertawakkal kepadaNya semata, bertakwa dan mentauhidkanNya, serta meyakini dengan sebenar-benarnya bahwa Al Qur`an adalah penyembuh bagi penyakit dan rahmat bagi orang-orang beriman. Jika hal ini tidak terpenuhi, maka ruqyah tersebut tidak akan berefek kepada penyakitnya, karena ruqyah itu sendiri merupakan obat mujarab yang diajarkan oleh syari’at. Namun ibarat senjata, setajam apapun ia, jika berada di tangan orang yang tidak lihai menggunakannya, maka senjata itu tidak banyak manfaatnya.[21]
Dikatakan oleh Ibnu At Tiin: “Ruqyah dengan membaca mu’awwidzat atau dengan nama-nama Allah Subhanahu wa Ta’ala merupakan pengobatan rohani, (akan bekerja efektif) bila di baca oleh hambaNya yang shalih; kesembuhan pun akan diperoleh dengan izin Allah Azza wa Jalla “.
Diantara bentuk pengobatan yang termasuk metode kedua ini ialah sebagai berikut:
– Membaca surat Al Fatihah, ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al Baqarah, surat Al Ikhlash, An Naas dan Al Falaq sebanyak tiga kali atau lebih dengan mengangkat tangan, tiupkan ke kedua tangan tersebut seusai membaca ayat-ayat tadi, kemudian usapkan ke bagian tubuh yang sakit dengan tangan kanan.[23]
– Membaca ta’awwudz (doa perlindungan diri) dan ruqyah-ruqyah untuk mengobati sihir, di antaranya sebagai berikut:[24]
a. أسْألُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَّ العَرْشِ العَظِيْمِ أنْ يَشْفِيَكَ
“Aku mohon kepada Allah Yang Maha Agung Pemilik ‘Arsy yang agung agar menyembuhkanmu (dibaca sebanyak tujuh kali)”.[25]
b. Orang yang terkena sihir meletakkan tangannya pada bagian tubuh yang terasa sakit, kemudian membaca: (بِسْمِ الله) sebanyak tiga kali lalu membaca :
أعُوذُ بِالله وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أجِدُ وَ أحَاذِرُ
“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari setiap kejelekan yang aku jumpai dan aku takuti”. [26]
c. Mengusap bagian tubuh yang sakit sambil membaca doa :
اللهَُّمَ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
“Ya Allah, Rabb Pemelihara manusia, hilangkanlah penyakitku dan sembuhkanlah, Engkau-lah Yang Menyembuhkan, tiada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.[27]
d. Membaca doa:
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَ عِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ
“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemarahanNya, dari kejahatan hamba-hambaNya, dan dari bisikan-bisikan setan dan dari kedatangan mereka kepadaku.
3. Metode ketiga : Mengeluarkan sihir tersebut dengan melakukan pembekaman pada bagian tubuh yang terlihat bekas sihir, jika hal itu memang memungkinkan. Bila tidak memungkinkan, maka ruqyah-ruqyah di atas telah mencukupi untuk mengobati sihir.
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan rahasia pembekaman di bagian yang terkena sihir ini. Bahwa sihir itu tersusun dari pengaruh ruh-ruh jahat dan adanya respon kekuatan alami yang lahir dari ruh jahat tersebut. Inilah jenis sihir yang paling kuat, terutama pada bagian tubuh yang menjadi pusat persemayaman sihir tadi. Maka pembekaman pada bagian tersebut merupakan metode pengobatan yang sangat efektif bila dilakukan sesuai dengan cara yang tepat.[29]
4. Metode keempat : Dengan menggunakan obat-obatan alami sebagaimana disebutkan Al Qur’an dan As Sunnah, dengan disertai keyakinan penuh terhadap kebenaran firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menerangkannya. Di antaranya dengan menggunakan madu, habbahtus sauda` (jinten hitam), air zam-zam, minyak zaitun dan obat-obatan lainnya yang dibenarkan syara’ sebagai obat. Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَأَنْهَى أُمَّتِي عَنْ الْكَيِّ
“Pengobatan itu ada dalam tiga hal. (Yaitu): berbekam, minum madu dan pengobatan dengan kay (besi panas). Sedangkan aku melarang umatku menggunakan pengobatan dengan kay”.[30
Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ هَذِهِ الْحَبَّةَ السَّوْدَاءَ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ إِلَّا مِنْ السَّامِ قُلْتُ وَمَا السَّامُ قَالَ الْمَوْتُ
“Sesungguhnya habbah sauda’ ini merupakan obat bagi segala jenis penyakit, kecuali as saam”. Aku (‘Aisyah) bertanya,”Apakah as saam itu?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Kematian.” [31]
Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
ماَءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ
“Air zam-zam itu tergantung niat orang yang meminumnya”. [32]
Dari Umar bin Al Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
كُلُوا الزَّيْتَ وَادَّهِنُوا بِهِ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ
“Makanlah minyak zaitun dan minyakilah rambut kalian dengannya, karena sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi”.[33]
Demikianlah sekilas pembahasan tentang sihir berikut cara mencegah dan mengobatinya. Selayaknya bagi setiap pribadi muslim, terutama para pemimpin keluarga, untuk mengetahui hal ini dan mengajarkan kepada keluarganya. Agar anggota keluarga mampu membentengi diri dari kejahatan sihir. Selayaknya pula bagi pemimpin keluarga, untuk mengkondisikan keluarganya agar senantiasa taat kepada Allah Sang Pemelihara manusia. Membersihkan rumahnya serta menyingkirkan sejauh-jauhnya dari segala sarana yang mengundang kemaksiatan, seperti musik, majalah-majalah porno, gambar makhluk hidup dan sebagainya. Agar keluarganya mendapat curahan rahmat dan perlindungan dari Allah, terjauhkan dari gangguan iblis dan bala tentaranya. Wallahu waliyyut taufiiq. (Hanin Ummu Abdillah)
Maraji :
1. Ibnu Qayyim Al Jauziyyah, Zaadul Ma’ad, tahqiq dan takhrij Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arnauth, Mu’assasah Ar Risaalah, Cet. III, Th. 1421H/200M.
2. Sa’id bin Ali bin Wahf Al Qahthani, Ad Du’a Min Al Kitab Wa As Sunnah Wa Yalihi Al ‘Ilaj Bi Ar Ruqaa Min Al Kitab Wa As Sunnah.
3. Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh, Fathul Majid Syarhu Kitabit Tauhid, tahqiq Muhammad Hamid Al Faqi, ta’liq Abdullah bin Baz, dan takhrij Ali bin Sinan, Darul Fikr, Th. 1412H/1992M.
4. Shahih Al Bukhari bersama Fathul Bari.
5. Shahih Muslim.
6. Sunan Abu Dawud.
7. Jami’ At Tirmidzi.
8. Sunan Ibnu Majah.
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 06//Tahun IX/1426H/2005M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
________
Footnote
[1]. Fathul Majid, tahqiq Muhammad Hamid Al Faqi, ta’liq Abdullah bin Baaz, dan takhrij Ali bin Sinan, hlm. 235.
[2]. Fathul Majid, tahqiq Muhammad Hamid Al Faqi, ta’liq Abdullah bin Baaz, dan takhrij Ali bin Sinan, hlm. 235
[3]. HR Al Bukhari, kitab Ath Thibb, Bab Hal Yastakhriju As Sihr, hadits no. 3175 (mu’allaq), 3268, 5763, 5765, 5766, 6063, 6391, dan Muslim, kitab As Salam, Bab As Sihr, hadits no. 2189.
[4]. Zaadul Ma’ad (4/114), tahqiq dan takhrij Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arnauth.
[5]. Al Qaulus Sadid, hlm. 93-94.
[6]. Lihat penjelasannya dalam Fathul Majid, Bab “Maa Ja`a fi As Sihr”.
[7]. HR Bukhari, kitab Ath Thibb, Bab Maa Anzalallahu Da’an Illa Anzala Lahu Syifa’an, hadits no. 5678.
[8]. Syaikh Ali bin Sinan berkata,”Hadits ini diriwayatkan oleh Al Bazaar (2067, Kasyful Astaar).” Al Mundziri berkata dalam At Targhiib (4/36): “Hadits ini diriwayatkan oleh Al Bazaar dan Abu Ya’la dengan sanad jayyid mauquf”. Sedangkan Al Hafizh berkata dalam Al Fath (10/216): ”Sanad hadits ini jayyid”. Lihat Fathul Majid, tahqiq Muhammad Hamid Al Faqi dengan takhrij Ali bin Sinan, hlm. 356.
[9]. Lihat penjelasannya dalam Risalah Fi Hukmi As Sihr Wal Kahanah, karya Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz.
[10]. Zaadul Ma’ad (4/ 114-117), tahqiq dan takhrij Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arnauth; dan Ad Du’a Min Al Kitab Wa As Sunnah Wa Yaliihi Al ‘Ilaj Bi Ar Ruqa Min Al Kitab Wa As Sunnah, karya Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf Al Qahthani, hlm. 85-89.
[11]. Taisir Karimir Rahman (1/1142) dengan ringkas.
[12]. HR Tirmidzi kitab Shifatil Qiyamah, hadits no. 2516.
[13]. Qawaid Wa Fawaid Min Al Arba’in An Nawawiyah, hlm.170-171 dengan ringkas.
[14]. HR Muslim, kitab Shalatil Musafirina Wa Qasriha, Bab Istihbabi Shalatin Nafilati Fi Baitihi Wa Jawaziha Fil Masjid, hadits no. 780.
[15]. Zaadul Ma’ad (4/116), tahqiq dan takhrij Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arnauth.
[16]. HR Bukhari, hadits no. 5445, 5768, 5769, 5779; dan Muslim, hadits no.2047.
[17]. Ad Du’a Min Al Kitab Wa As Sunnah, hlm. 89.
[18]. Ibid, hlm. 90-104.
[19]. Zaadul Ma’ad (4/114), tahqiq dan takhrij Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arnauth.
[20]. Fathul Baari (10/195).
[21]. Ad Du’a Min Al Kitab Wa As Sunnah, hlm. 80-82 dengan ringkas.
[22]. Fathul Baari (10/196).
[23]. HR Bukhari, 5735) -Fathul Baari (9/62) dan (10/208); Muslim, hadits no.2192.
[24]. Lihat secara lebih detail dalam Ad Du’a Min Al Kitab Wa As Sunnah, hlm. 92-101.
[25]. HR Abu Dawud, hadits no. 3106 dan At Tirmidzi, hadits no. 2083.
[26]. HR Muslim, no.2202 (67).
[27]. HR Al Bukhari, no. 5743, 5744, 5750 dan Muslim, no. 2191 (46-49).
[28]. HR Abu Dawud, hadits no. 3893 dan At Tirmidzi, no. 3528
[29]. Zaadul Ma’ad (4/115).
[30]. HR Bukhari, hadits no.5680 dan 5681- Al Fath (10/137).
[31]. HR Bukhari, hadits no. 5687 dan 5688; Muslim, hadits no. 2215.
[32]. HR Ibnu Majah, hadits no. 3062.
[33]. HR At Tirmidzi, hadits no. 1851 dan Ibnu Majah, hadits no. 3319.


Sumber: https://almanhaj.or.id/2695-kiat-membentengi-keluarga-dari-sihir.html

Saturday, November 25, 2017

BAYI 9 BULAN DI KANDUNGAN HILANG TIBA2 DAN SETELAH DI RUQYAH KEMBALI LAGI KEKANDUNGANNYA.. ALLAHU AKBAR

BAYI 9 BULAN DI KANDUNGAN HILANG TIBA2 DAN SETELAH DI RUQYAH KEMBALI LAGI KEKANDUNGANNYA.. ALLAHU AKBAR
oleh : muhammad hafidz
Pelatihan ruqyah di daerah bogor sungguh sangat dahsyat , baru mulai saja peseta banyak yang menjadi macan dan mengeluarkan silat2nya , semua jin kanuragan bertekuk lutut tak berdaya menghadapi ayat2 Allah yang maha sempurna lagi maha perkasa, dakwah tauhid menggelegar dengan teriakan Allahu akbar, disertai dengan penyerahan jimat oleh peserta pelatihan ruqyah.
Disamping itu ada juga kebesaran Allah subhana wata'ala dan dahsyatnya pertolongan Allah ta'ala yaitu setelah pelatihan ruqyah selesai ada seorang wanita mendatangi kami dan beliau bercerita bahwasanya anaknya yang berada di kandungan sudah berumur 9 bulan hilang tiba-tiba, Beliau juga bercerita bahwasanya Kejadian ini adalah kejadian kedua yang beliau alami , yang pertama adalah waktu umur 4 bulan bayinya hilang, dan saat ini bayinya yang berumur 9 bulan hilang kembali, kejadian hilangnya sudah sekitar 2 bulan lalu, dan waktu itu sehari sebelum bayi itu hilang beliau mengadakan USG dan saat di usg tersebut bayinya masih ada, Kemudian keesokan harinya ketika bangun tidur bayinya hilang, dan tiba-tiba air susunya juga hilang tiba2.

dalam proses Ruqyah ini kami sempat bertanya kepada Ibu tersebut Apakah diantara anggota keluarganya ada seperti itu , beliau menjawab bahwasannya diantara keluarga dia tidak ada , tetapi ada di antara anggota keluarga suami ada yang kaya raya, setelah analisa selesai kami tanyakan perihal celah2 syaiton yang membuat bayi tersebut bisa di ambil
kami menanyakan perihal hubungan dengan orang tua nya , apakah ada masalah? kmudian dia menjawab tidak ada , apakah ada kesal dengan orang tua , lalu beliau mengiyakan dan beliau pun jarang shalat, alhamdulillah setelah dapat celah syaitonnya lalu kami eksekusi beliau.
ruqyah pertama sewaktu sebelum ashar beliau melihat bayinya berada di depan diri nya , di luar kandungannya, setelah itu beliau menangis, lalu tidak lama berkumandanglah adzan ashar , ruqyah kami hentikan.
setelah ashar kami kembali meruqyah beliau , saat di bacakan ayat2 alquran beliau muntah2 , dan kami panggil indentitas jinnya , hai jin yang menyembunyikan bayi nya keluar , setelah itu beliau muntah2 , dan setelah itu beliau merasakan perut nya sakit
lalu kami tanyakan
apa yang ibu rasakan ? ibu itu menjawab perut saya sakit , kami tanya lagi sakitnya seperti apa ? ibu itu menjawab seperti ada yg masuk lagi kedalam perut nya, di benak kami masyaa Allah ini tanda2 kebesaran Allah , kemungkinan bayinya kembali masuk kedalam kandungan sang ibu , setelah itu kami bacakan ayat2 kursi terus menerus dan kami meminta teman2 yang menonton untuk ikut membaca ayat kursi dengan mengharapkan pertolongan Allah.
wajah sang ibu pun berubah kesakitan , saat kami membacakan ayat kursi terus menerus , setelah sakitnya hilang , kami tanyakan lagi kepada ibu itu , apakah ibu sudah merasa masuk semuanya ? ibu itu berkata iya , sudah seperti masuk semua nya
selanjutnya kami tanyakan perut nya ada yang gerak2 tidak bu , sang ibu berkata saya tidak merasakan gerakan apapun , kami berfikir pasti ada dosa lain , akkhirnya kami minta beliau taubat atas dosanya yang jarang sholat sambil terus memegang perut nya , dan kami terus bacakan ayat2 ruqyah sambil meniup perut beliau
LALU terjadilah KEAJAIBAN sang ibu langsung merasakan kembali ada pergerakan dalam perutnya ALLAHU AKBAR, dan setelah itu kami hentikan ruqyah , dan teman2 yang melihat ruqyah tersebut melihat perut beliau yang tadinya kempes mulai kembali agak membesar , dan team akhwat pelatihan ruqyah KCRT ( komunitas cinta ruqyah tangerang ) mengechek beliau dengan memegang perut nya dan membenarkan bahwasannya perut sang ibu kembali keras , seperti orang hamil .. ALLAHU AKBAR
setelah itu kami meminta beliau dan suami sujud syukur atas pertolongan Allah ta'ala , beberapa hari setelah itu kami meminta tim kami mengecheck beliau dan menginformasikan bahwa ibu itu masih merasa ada bayi dalam perut nya Allahu akbar
sungguh besar pertolongan Allah ta'ala dalam pelatihan ruqyah tersebut , untuk teman2 yang ingin mensyiarkan dakwah tauhid dan ruqyah syar'iyah ini silahkan hubungi kami di 08984754048 / 085717292643 , muhammad hafidz
untuk teman2 yang kandungannya hilang insyaa Allah bisa datang ketempat kami untuk kami bantu

Thursday, November 16, 2017

ain dari sahabat yang sakit

✍️ TERKENA 'AIN DARI SAHABAT YANG SAKIT ✍️
Kisah Singkat Ruqyah.... 
Ada Seorang Ibu Datang Kepada Kami Untuk Konsultasi Tentang Anaknya.... 
Anaknya Setelah Pulang menjenguk Sahabat Dekatnya Yang Terkena Leukemia Dirumah Sakit Pulang -  Pulang tiba Tiba Merasa Pusing Dan Pingsan....
Setelah Sadar Beberapa Menit Begitu lagi Sambil Memegang Kepala Yang Terlihat Seperti Kesakitan sempat Ngbrol Sejenak Tubuhnya Seperti diremas Kesakitan,  Kepala Sakit sekali Seperti Dipukul Benda Keras...
Bismillah.... 
Anamnesa Awal 'Ain dari Sahabatnya ana minta Ibu Tersebut Jika memungkinkan Untuk meminta bekas Air wudhu atau Kalau tidak Bekas gelas  Minumnya yang masih Tersisa....
Namun, Sang Ibu mungkin Khawatir sahabat anaknya itu berpikiran Hal Negative
Akhirnya Beliau minta ana menemani keluarganya ke Rumah Sakitnya untuk Memberi Penjelasan Tentang Perkara 'Ain... Agar Tidak ada kesalah pahaman...
Singkat Cerita
Alhamdulillah setelah ana Memberikan Pemhaman dan Sahabat anak nya &  Keluarganya memahami Tentang' Ain Beliau Bersedia dengan Senang Hati Memberikan Bekas Air Wudhunya..
Dan Beliau Mengakui Bahwa Ketika Beliau Melihat sahabatnya Menjenguknya.. Terlintas dibatinnya yang"
amat sangat Meratap &  Cemburu Dengan Sahabatnya Yang Masih sehat Bugar "
Dan
Alhamdulillah Setelah Dipakai Bekas Air Wudhu Sahabat Anak Si Ibu Untuk Terapi 'Ain Allah Berikan Kesembuhan Yang Sempurna kepada Anak si Ibu Tersebut...
Sering Sekali Kita Mendengar Atau mengalami Sendiri Ketika Setelah Selesai Menjenguk Orang Sakit Kita Malah Sakit
Bahkan Ada Juga Yang Mengalami Sakitnya Yang Sama Persis Dengan Penyakit Yang Kita Jenguk Sebelumnya...
" APALAGI MUNGKIN KITA SEBAGAI PERUQYAH!!!  "
Wallahu'alam...

Tuesday, November 7, 2017

pelatihan ruqyah november


*PELATIHAN DAN PENGOBATAN RUQYAH SYAR’IYYAH GRATIS SOLEAR - KAB. TANGERANG,JAMPANG - BOGOR,PARUNG - BOGOR, MANTRIJERON - YOGYAKARTA, GUNUNGKIDUL - YOGYAKARTA*
*Komunitas Cinta Ruqyah (KCR) Tangerang*
Pemateri:
_Muhammad Hafidz, dan Abu azka SQ_
MATERI :
– _Tauhid dan Ruqyah_
– _Mengenali perbedaan ruqyah syar’iyah dan ruqyah syirkiyah_
– _Mengenali ciri gangguan jin_
– _Meruqyah gangguan jin Keturunan_
– _Mengenali Ain_
– _Mengetahui theraphy 'Ain_
– _Mengetahui cara membatalkan 'Ain_
– _Praktek ruqyah mandiri_
– _Praktek ruqyah pembatal 'Ain_
– _Praktek ruqyah berpasangan_
– _Praktek ruqyah berkelompok_
– _Praktek peserta meruqyah peserta lain yg terkena gangguan jin/sihir_
*Insyaa Allah akan di laksanakan pada* :
 : *AHAD / MINGGU, 05 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI wib.*
 : *MASJID ALJIHAD*
 : *Perum. TAMAN KIRANA SURYA*
BLOK D4 RT. 002 / RW. 08
Desa. Pesanggrahan
Kec. Solear
Kab. Tangerang
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
MAPS
https://maps.google.com/?cid=12038556450517nn950136&hl=en&gl=usx
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 *CONTACT PERSON :*  
Pak JUMAEDI - 081383243370
ANDRIANSYAH - 085810308084
=============================
 : *SABTU, 11 NOVEMBER 2017*
⏰ : *13.00 – SELESAI.*
 : *MASJID AL MADINAH*
 : *JL. RAYA PARUNG BOGOR, KM. 42 Desa. JAMPANG, Kec. KEMANG, Kab. BOGOR.*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 MAPS
https://goo.gl/maps/ovz7zuXasV32
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 *CONTACT PERSON :*
BENO - 087770776280
NAUFAL FAUZI - 085775855686
BRIAN APRIANSYAH - 085715327210
ANDRIANSYAH - 0858 1030 8084
=============================
 : *AHAD / MINGGU, 12 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI*
 : *MASJID AL SYEH*
 :  *JL. WIRA, RT. 02 / RW. 05, DESA. PARUNG, KEC. PARUNG Kp. JATI PARUNG, KAB. BOGOR*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 *CONTACT PERSON :*
Ibu NINA - 087874143239
Ibu H.AISYAH - 082310119484
Ibu H.EUIS - 08128962613
Ibu EVI - 081519668972
=============================
 : *SABTU, 18 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI wib.*
 : *MASJID NUR ROHMAN*
 : *RT. 083 / RW. 18, Dukuh, Gedongkiwo, MANTRIJERON - YOGYAKARTA.*
Gg. Rahmat Sebelah Utara PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Yogyakarta)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
MAPS
https://goo.gl/maps/Yv6LfTrzDBx
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
=============================
*Insyaa Allah akan di laksanakan pada* :
 : *AHAD / MINGGU, 19 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI wib.*
 : *MASJID BAITURROHMAN*
 : *Jl. Raya Semanu - Pracimantoro, Desa. Gombang, Kec. Ponjong, Kab. GUNUNGKIDUL - YOGYAKARTA*
(Sebelah timur BALAI DESA Gombang)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
MAPS
https://goo.gl/maps/Fk1Di2j1tgB2
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 *CONTACT PERSON* 
FIRDAUS -  08174858592
ANDRIANSYAH - 085810308084
Pak MUKHLIS - 082227171846 (Mantrijeron)
NUGROHO W - 082221278500 (GunungKidul)
=============================
*INGIN MENYELENGGARAKAN PELATIHAN RUQYAH TAPI BINGUNG DENGAN PROSESNYA SILAHKAN HUBUNGI TEMAN2 KAMI*
*HERU         087881890960*
*APAS         0895610353657*
*HAFIDZ     082111741113*

sihir dari karyawan

sihir penyakit dari karyawan
oleh muhammad hafidz
beliau adalah seorang pengusaha , suatu saat ada seorang pekerja yg masuk di tempat kerja beliau di panggil ustadz ( ustadz dukun ) , ternyata dukun yang memakai nama ustadz ini ternyata pura2 kerja disana , berbagai macam cara di gunakan untuk mengambil uang pengusaha ini , dan akhirnya hubungan mereka memburuk dan uskun ini menyihir pengusaha ini.
awalnya pengusaha ini mengira sakitnya adalah medis yaitu sakit jantung , tapi yang aneh sakitnya di uluhati , setelah di pasang ring di jantunf nya , rasa sakit dan sesak tidak juga hilang.
alhamdulillah akhirnya beliau kami ruqyah , dalam ruqyah ini beliau bereaksi sangat keras , beliau melihat ada cahaya pada dada beliau dan kami meminta beliau menghancurkan cahaya tsb , dan beliau melihat ada akar2 di kakinya beliau , saat itu kami minta beliau berdoa kepada Allah , agar di hancurkan semua akar2 itu dan alhamdulillah akar itu hancur , setelah itu beliau melihat lehernya ada paku, lalu kami meminta beliau berdoa kepada Allah untuk mencabut dan menghancurkan paku tersebut , setelah itu beliau berdoa dan alhamdulillah paku itu hancur dengan izin Allah ta'ala, setelah itu semua sakit beliau hilang dengan izin Allah ta'ala, setelah itu kami bekam beliau untuk sisa2 sihir yang di dalam tubuhnya
semoga Allah memberikan beliau kesembuhan yang sempurna untum beliau.
teman2 berhati2lah dengan oknum yang mengatas namakan ustadz tapi dukun , krn dukun sekarang sudah berubah warna dari hitam ke putih , berikut adalah ciri2 dukun yang pakai baju putih
1. menanyakan nama bin dan binti
2. meminta syarat2
3. bisa melihat jin , merasakan jin , tenaga dalam , transfer energi, dan sihir lainnya adalah dukun 100%
4. memberikan amalan2 ngawur yang tidak ada contohnya dari rasulullah
5. memberikan jimat2

Saturday, November 4, 2017

pelatihan ruqyah solear

pelatihan ruqyah di solear tangerang , di hadiri masyarakat secara antuasias

pelatihan ruqyah november

*PELATIHAN DAN PENGOBATAN RUQYAH SYAR’IYYAH GRATIS SOLEAR - KAB. TANGERANG,JAMPANG - BOGOR,PARUNG - BOGOR, MANTRIJERON - YOGYAKARTA, GUNUNGKIDUL - YOGYAKARTA*

*Komunitas Cinta Ruqyah (KCR) Tangerang*

Pemateri:
_Muhammad Hafidz, dan Abu azka SQ_

MATERI :
– _Tauhid dan Ruqyah_
– _Mengenali perbedaan ruqyah syar’iyah dan ruqyah syirkiyah_
– _Mengenali ciri gangguan jin_
– _Meruqyah gangguan jin Keturunan_
– _Mengenali Ain_
– _Mengetahui theraphy 'Ain_
– _Mengetahui cara membatalkan 'Ain_
– _Praktek ruqyah mandiri_
– _Praktek ruqyah pembatal 'Ain_
– _Praktek ruqyah berpasangan_
– _Praktek ruqyah berkelompok_
– _Praktek peserta meruqyah peserta lain yg terkena gangguan jin/sihir_

*Insyaa Allah akan di laksanakan pada* :
📆 : *AHAD / MINGGU, 05 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI wib.*
🕌 : *MASJID ALJIHAD*
🏠 : *Perum. TAMAN KIRANA SURYA*
BLOK D4 RT. 002 / RW. 08
Desa. Pesanggrahan
Kec. Solear
Kab. Tangerang
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔎MAPS
https://maps.google.com/?cid=12038556450517nn950136&hl=en&gl=usx
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📱 *CONTACT PERSON :*  
Pak JUMAEDI - 081383243370
ANDRIANSYAH - 085810308084

=============================

📆 : *SABTU, 11 NOVEMBER 2017*
⏰ : *13.00 – SELESAI.*
🕌 : *MASJID AL MADINAH*
🏠 : *JL. RAYA PARUNG BOGOR, KM. 42 Desa. JAMPANG, Kec. KEMANG, Kab. BOGOR.*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔎 MAPS
https://goo.gl/maps/ovz7zuXasV32
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📱 *CONTACT PERSON :*
BENO - 087770776280
NAUFAL FAUZI - 085775855686
BRIAN APRIANSYAH - 085715327210
ANDRIANSYAH - 0858 1030 8084

=============================

📆 : *AHAD / MINGGU, 12 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI*
🕌 : *MASJID AL SYEH*
🏠 :  *JL. WIRA, RT. 02 / RW. 05, DESA. PARUNG, KEC. PARUNG Kp. JATI PARUNG, KAB. BOGOR*

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📱 *CONTACT PERSON :*
Ibu NINA - 087874143239
Ibu H.AISYAH - 082310119484
Ibu H.EUIS - 08128962613
Ibu EVI - 081519668972

=============================

📆 : *SABTU, 18 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI wib.*
🕌 : *MASJID NUR ROHMAN*
🏠 : *RT. 083 / RW. 18, Dukuh, Gedongkiwo, MANTRIJERON - YOGYAKARTA.*
Gg. Rahmat Sebelah Utara PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Yogyakarta)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔎MAPS
https://goo.gl/maps/Yv6LfTrzDBx
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

=============================

*Insyaa Allah akan di laksanakan pada* :
📆 : *AHAD / MINGGU, 19 NOVEMBER 2017*
⏰ : *08.00 – SELESAI wib.*
🕌 : *MASJID BAITURROHMAN*
🏠 : *Jl. Raya Semanu - Pracimantoro, Desa. Gombang, Kec. Ponjong, Kab. GUNUNGKIDUL - YOGYAKARTA*
(Sebelah timur BALAI DESA Gombang)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔎MAPS
https://goo.gl/maps/Fk1Di2j1tgB2
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📱 *CONTACT PERSON* 
FIRDAUS -  08174858592
ANDRIANSYAH - 085810308084
Pak MUKHLIS - 082227171846 (Mantrijeron)
NUGROHO W - 082221278500 (GunungKidul)

=============================

*INGIN MENYELENGGARAKAN PELATIHAN RUQYAH TAPI BINGUNG DENGAN PROSESNYA SILAHKAN HUBUNGI TEMAN2 KAMI*

*HERU         087881890960*
*APAS         0895610353657*
*HAFIDZ     082111741113*

pelatihan ruqyah pasar kemis

*PELATIHAN DAN PENGOBATAN RUQYAH SYAR’IYYAH GRATIS  PASAR KEMIS - TANGERANG* *Komunitas Cinta Ruqyah (KCR) Tangerang* Pemateri: _Muhammad...